MOROTAI — (Humas Kemenag Morotai) — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Pulau Morotai, H. Abdurachman Assagaf, S.Ag., M.Pd.I, memulai rangkaian Safari Ramadhan 1447 Hijriah di Masjid Nurul Ulum, Desa Sabala, Kecamatan Morotai Selatan, Sabtu (21/02/2026) malam. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai moderasi beragama di bulan suci Ramadhan.

Menurut Abdurachman, Safari Ramadhan bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan sarana membangun kedekatan dengan umat serta menguatkan syiar Islam di tengah kehidupan bermasyarakat. “Safari Ramadhan ini bertujuan mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, meningkatkan syiar Islam, serta menyampaikan pesan moderasi beragama agar kehidupan umat tetap rukun dan harmonis,” ujarnya.

Ia mengajak umat Islam di Morotai untuk memaksimalkan ibadah selama bulan penuh rahmat dan ampunan tersebut. Ramadhan, kata dia, harus diisi dengan peningkatan kualitas ibadah, kepedulian sosial, dan kebersamaan. “Mari kita optimalkan ibadah di bulan suci ini agar Ramadhan tidak berlalu begitu saja, tetapi meninggalkan bekas kebaikan dalam kehidupan kita sehari-hari,” kata Abdurachman.

Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama serta mengimplementasikan prinsip moderasi beragama dalam kehidupan sosial. Dalam kesempatan tersebut, Kemenag Morotai juga menyampaikan sejumlah informasi dan imbauan terkait pelaksanaan ibadah Ramadhan agar berjalan tertib dan khidmat.

Kegiatan Safari Ramadhan itu turut diisi tausiah oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Pulau Morotai, H. Musanif Sibua, S.Ag., M.M. Dalam ceramahnya, Musanif mengulas keistimewaan bulan suci Ramadhan sebagai bulan diturunkannya Al-Qur’an dan dilipatgandakannya pahala amal kebaikan.

“Ramadhan adalah bulan yang penuh keutamaan. Di dalamnya terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan. Ini kesempatan emas bagi kita untuk memperbanyak ibadah, memperbaiki diri, dan memperkuat ketakwaan kepada Allah SWT,” tutur Musanif.

Ia juga mengingatkan jamaah agar menjadikan Ramadhan sebagai sarana pembinaan diri dan keluarga. “Jangan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga lisan, hati, dan perbuatan agar kita benar-benar meraih derajat takwa,” katanya.

Safari Ramadhan di Masjid Nurul Ulum ini menjadi titik awal rangkaian kunjungan Kemenag Pulau Morotai ke sejumlah masjid di Kabupaten Pulau Morotai selama bulan suci, sebagai upaya memperkuat sinergi keagamaan dan pelayanan kepada masyarakat.