Daruba— Senin, 25 Mei 2026 (Humas Pendis Morotai)— Kepala Seksi Pendidikan Islam Kementerian Agama Kabupaten Pulau Morotai, Mukmin Ali S.Pd menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada kegiatan yang diselenggarakan oleh Stimulant Institute Program Kreasi dalam rangka Kampanye Transisi PAUD-SD/MI yang Menyenangkan dan Wajib Belajar 13 Tahun dengan tema “Torang Pe Anak, Torang Pe Masa Depan.” Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat komitmen bersama terhadap pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Pulau Morotai.

Dalam sambutannya, Mumkin Ali (Kasi Pendis) menyampaikan bahwa PAUD memiliki peran yang sangat penting dalam menyiapkan anak untuk memasuki jenjang pendidikan selanjutnya. Oleh karena itu, transisi dari PAUD ke SD/MI perlu dilaksanakan secara menyenangkan, ramah anak, dan tidak menimbulkan tekanan bagi peserta didik. Pendidikan yang berkualitas, menurutnya, harus dimulai sejak usia dini agar anak-anak memperoleh pengalaman belajar yang positif, aman, dan membahagiakan.

Kegiatan ini juga diisi dengan pemaparan mengenai pentingnya PAUD, alokasi dan penggunaan Dana Desa untuk pengelolaan PAUD, serta rencana strategis pemerintah daerah terkait Transisi PAUD-SD/MI yang Menyenangkan. Berbagai materi tersebut menegaskan bahwa keberhasilan penguatan layanan PAUD memerlukan dukungan dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah daerah, pemerintah desa, lembaga pendidikan, maupun masyarakat.

Turut dihadiri oleh PM Stimulant Institute, Ketua DPRD Morotai, Rahma Lastori selaku Kabid PAUD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Salim S. selaku Kabid Dikdasmen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Melhemon Berdelar selaku Kabid Pemdes Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta Sekretaris Dinas Pendidikan. Kehadiran para pihak terkait menunjukkan adanya perhatian dan dukungan bersama dalam mendorong kebijakan pendidikan yang berpihak pada anak.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat dalam mewujudkan transisi PAUD ke SD/MI yang menyenangkan serta mendukung implementasi wajib belajar 13 tahun. Dengan demikian, anak-anak di Kabupaten Pulau Morotai dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.