MOROTAI — (Humas Kemenag Morotai) — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MTs Negeri 1 Morotai tidak sekadar menjadi agenda tahunan. Momentum yang digelar di lingkungan madrasah, Sabtu (29/8/2026), itu menjadi ruang untuk mengajak siswa kembali meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut disampaikan Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pulau Morotai, H. Musanif Sibua, saat mengisi ceramah Maulid.

Mengangkat tema “Mencintai Rasulullah, Meneladani Akhlaknya, Merawat Indonesia”, Musanif mengajak keluarga besar MTsN 1 Morotai menjadikan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW tidak berhenti pada ucapan. Menurutnya, rasa cinta kepada Rasul harus tercermin melalui sikap, terutama dalam membangun akhlak yang baik, menghormati sesama, serta menjaga persatuan di tengah masyarakat.

Ia menekankan, pendidikan di madrasah tidak hanya bertujuan membentuk siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang kuat. Keteladanan Rasulullah, kata dia, dapat menjadi pegangan bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, termasuk derasnya pengaruh lingkungan dan media sosial.

“Kalau kita benar-benar mencintai Rasulullah, maka akhlak beliau harus terlihat dalam perilaku kita. Mulai dari berkata jujur, menghormati orang tua dan guru, menyayangi sesama, hingga menjaga persaudaraan,” pesan Musanif dalam ceramahnya.

Kepala MTsN 1 Morotai, Nursina Fete, mengatakan peringatan Maulid menjadi kesempatan bagi madrasah untuk memperkuat pendidikan karakter sekaligus menumbuhkan kecintaan siswa kepada Rasulullah SAW. “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya diperingati setiap tahun, tetapi nilai-nilai keteladanan Rasulullah bisa diterapkan siswa dalam keseharian, baik di madrasah maupun di tengah masyarakat,” ujarnya.

Rangkaian Maulid yang berlangsung dalam suasana khidmat tersebut diikuti keluarga besar MTsN 1 Morotai. Melalui peringatan ini, madrasah berharap semangat meneladani Rasulullah dapat tumbuh dalam diri siswa, sehingga kecerdasan yang mereka miliki berjalan seiring dengan akhlak, kepedulian, dan semangat menjaga persatuan Indonesia.