Dalam rangka persiapan keberangkatan musim haji tahun 1447 H/2026 M, Jamaah Haji asal Kabupaten Pulau Morotai yang berjumlah 46 calon jamaah haji menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soekarno. Pemeriksaan kesehatan ini merupakan salah satu tahapan penting untuk memastikan kesiapan fisik dan mental jamaah haji sebelum berangkat ke Tanah Suci. Pemeriksaan ini didampingi langsung oleh Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah dan staf.

Pemeriksaan kesehatan ini dilaksanakan selama tiga hari, yaitu tanggal 27, 28, dan 29. Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi beberapa tahapan, antara lain:

1.⁠ ⁠Pemeriksaan Rekam Jantung: untuk mengetahui kondisi jantung calon jemaah haji dan memastikan bahwa mereka dapat melakukan aktivitas fisik yang berat selama perjalanan haji.
2.⁠ ⁠Rontgen: untuk memastikan tidak ada masalah pada paru-paru atau organ dalam lainnya yang dapat mempengaruhi kesehatan jamaah haji selama perjalanan.
3.⁠ ⁠Pengambilan Sampel Darah di Laboratorium: untuk mendeteksi penyakit seperti diabetes, hepatitis, atau infeksi lainnya yang dapat mempengaruhi kesehatan jamaah haji.

Kegiatan ini dilakukan secara gratis dengan pembiayaan penuh dari Pemerintah Daerah Pulau Morotai melalui Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra). Dukungan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan kesiapan dan kelancaran ibadah haji jamaah asal Pulau Morotai.

Dengan menjalani pemeriksaan kesehatan yang komprehensif, diharapkan seluruh calon jamaah haji Morotai dapat berangkat dengan kondisi sehat lahir dan batin, serta menjalankan ibadah di Tanah Suci dengan lancar dan khusyuk. Pemeriksaan ini juga bertujuan untuk mendeteksi dini potensi masalah kesehatan yang mungkin timbul selama perjalanan haji, sehingga dapat diambil langkah-langkah pencegahan dan penanganan yang tepat.

Kasi PHU Arif Bilo berharap bahwa dengan pemeriksaan kesehatan ini, jamaah haji dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman dan aman dan calon jamaah haji dapat lebih siap dan fokus dalam menjalankan ibadah haji.