MOROTAI — (Humas Kemenag Morotai) — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pulau Morotai, H. Abdurachman Assagaf, menghadiri pengukuhan 34 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Pulau Morotai di Aula Kantor Bupati Pulau Morotai, Sabtu (15/8/2026) malam. Pengukuhan ini menjadi bagian penting dari persiapan pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sebanyak 34 putra-putri terbaik Morotai dikukuhkan sebagai Paskibraka setelah menjalani rangkaian seleksi, pelatihan, dan pembinaan. Mereka mendapat amanah untuk mengibarkan Sang Merah Putih pada upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI sekaligus membawa pesan tentang kedisiplinan, persatuan, dan kecintaan terhadap bangsa.

Pengukuhan dilakukan Wakil Bupati Pulau Morotai, Rio Cristian Pawane, yang mengingatkan para Paskibraka agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Amanah tersebut, menurutnya, bukan sekadar tugas seremonial, melainkan kehormatan yang berkaitan dengan marwah Merah Putih dan semangat perjuangan para pahlawan.

Kakankemenag Morotai, Abdurachman Assagaf, mengatakan menjadi Paskibraka merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi generasi muda. Ia berharap pengalaman selama proses pembinaan tidak berhenti pada tugas mengibarkan bendera, tetapi membentuk karakter dan sikap mereka dalam kehidupan sehari-hari.

“Menjadi Paskibraka adalah sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab. Merah Putih yang dikibarkan bukan sekadar kain, tetapi simbol perjuangan dan persatuan bangsa. Karena itu, laksanakan tugas dengan disiplin, penuh tanggung jawab, dan dengan hati yang tulus,” ujar Abdurachman.

Ia juga mengapresiasi para pembina dan pelatih yang telah membentuk para anggota Paskibraka melalui proses yang menuntut kedisiplinan, kekompakan, ketahanan mental, serta semangat kebangsaan. Menurutnya, nilai-nilai tersebut sejalan dengan upaya membangun generasi muda yang berkarakter dan memiliki kepedulian terhadap bangsa.

“Semoga 34 anggota Paskibraka ini tidak hanya sukses menjalankan tugas pada 17 Agustus nanti, tetapi juga menjadi contoh bagi generasi muda lainnya. Jaga kekompakan, jaga nama baik daerah, dan yang paling penting, jaga marwah Merah Putih,” katanya.