MOROTAI — (Humas Kemenag Morotai) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pulau Morotai bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pulau Morotai resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang penguatan pencegahan narkoba berbasis nilai keagamaan, Kamis (7/5/2026). Penandatanganan berlangsung di ruang kerja Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pulau Morotai, H. Abdurachman Assagaf, S.Ag., M.Pd.I, didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Morotai, H. Musanif Sibua, S.Ag., MM, dan para penyuluh agama di lingkungan Kemenag Morotai.
Kegiatan dihadiri langsung Kepala BNNK Pulau Morotai, Drs. Fatahillah Syukur, M.Si., bersama staf. Kerja sama ini bertujuan memperkuat sinergi antar lembaga dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkotika melalui pendekatan pendidikan, pembinaan moral, dan penguatan nilai-nilai agama di lingkungan masyarakat maupun lembaga pendidikan.
Dalam sambutannya, H. Abdurachman Assagaf menegaskan bahwa nilai agama memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda agar terhindar dari bahaya narkoba. Menurutnya, upaya pencegahan tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga perlu dibangun melalui pendekatan spiritual dan pendidikan sejak dini.
“Pesantren, madrasah, dan lembaga pendidikan keagamaan memiliki tanggung jawab besar dalam membangun benteng moral masyarakat. Melalui MoU ini, Kemenag siap bersinergi dengan BNNK untuk memperkuat edukasi dan pembinaan kepada generasi muda serta masyarakat,” ujar Abdurachman.
Ia menambahkan, kerja sama tersebut akan diwujudkan melalui berbagai program seperti sosialisasi bahaya narkoba, penyuluhan agama, pembinaan remaja, hingga penguatan materi edukasi di lingkungan madrasah. Tujuannya menciptakan lingkungan pendidikan dan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan bebas dari narkoba.
Sementara itu, Kepala BNNK Pulau Morotai, Drs. Fatahillah Syukur, M.Si., menyambut baik penandatanganan MoU tersebut. Ia menilai Kementerian Agama memiliki jaringan luas melalui penyuluh agama, tokoh agama, dan lembaga pendidikan yang dapat menjadi kekuatan utama dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkotika.
Menurut Fatahillah, kolaborasi antara BNNK dan Kemenag diharapkan mampu menghadirkan gerakan pencegahan narkoba yang lebih efektif dan berkelanjutan. Melalui sinergi tersebut, kedua lembaga berkomitmen memperkuat ketahanan moral dan spiritual masyarakat demi mewujudkan generasi Pulau Morotai yang sehat, berkarakter, dan bebas dari ancaman narkoba.
BIMAS
23 Mar 2026
•
77 Views