Morotai — (Humas Kemenag Morotai) — Penyuluh Agama Islam dan Kristen Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pulau Morotai melakukan koordinasi dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pulau Morotai terkait rencana kerja sama penyuluhan bahaya narkotika dalam perspektif keagamaan. Pertemuan berlangsung di ruang Kepala BNNK Pulau Morotai, Kamis (5/2/2026) pagi.

Kunjungan tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara Kemenag dan BNNK dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui pendekatan keagamaan dan pembinaan masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas rencana pelaksanaan kegiatan penyuluhan yang nantinya akan diformalkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sebagai legalitas kerja sama.

Kepala BNNK Pulau Morotai, Drs. Fatahillah Syukur, M.Si., menyambut baik rencana kolaborasi tersebut. Ia menegaskan bahwa BNNK Pulau Morotai memiliki program penyuluhan yang dapat disinergikan dengan program pembinaan keagamaan oleh penyuluh Kemenag.

“BNNK Pulau Morotai memiliki program penyuluhan. Jika ingin bekerja sama, bisa melibatkan penyuluh Kemenag, begitu juga sebaliknya. Kolaborasi ini sangat penting untuk memperluas jangkauan edukasi bahaya narkotika kepada masyarakat,” ujar Fatahillah.


Sementara itu, Penyuluh Agama Islam Kemenag Pulau Morotai, Mujibur Rahmad Kautjil, S.Sy., menyampaikan bahwa kerja sama lintas sektor sangat penting untuk memperkuat peran penyuluh agama dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap penyampaian pesan bahaya narkotika dapat dikemas dengan pendekatan keagamaan yang lebih menyentuh dan mudah diterima masyarakat. Penyuluh agama memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran moral dan spiritual untuk menjauhi penyalahgunaan narkotika,” ungkap Mujibur.


Selain membahas kerja sama penyuluhan, BNNK Pulau Morotai juga menyampaikan rencana kegiatan Safari Ramadan yang akan melibatkan penyuluh dari Kemenag Pulau Morotai untuk memberikan edukasi bahaya narkotika dalam berbagai kegiatan keagamaan selama bulan suci Ramadan.

Melalui koordinasi tersebut, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara BNNK dan Kemenag Pulau Morotai dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika, khususnya melalui pendekatan nilai-nilai keagamaan yang lebih menyentuh masyarakat.