Daruba, 13 Januari 2026 – Dalam komitmen memajukan pendidikan madrasah di seluruh wilayah Morotai , Kepala Seksi Pendidikan Islam (Kasi Pendis) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Morotai, Bapak Mukmin Ali, memimpin staf melakukan kegiatan verifikasi calon Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al-Amin Hapo. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum verifikasi administratif, tetapi juga wadah diskusi strategis untuk pengembangan pendidikan Islam di Desa Hapo.

Perjalanan dimulai pagi hari dari Daruba, ibu kota kabupaten, menuju Desa Hapo yang terletak di ujung timur Pulau Morotai. Rute darat dan laut ini memakan waktu sekitar empat jam, diwarnai kondisi cuaca yang cukup menantang. Sepanjang perjalanan, langit tampak gelap dengan awan mendung pekat disertai angin kencang yang menerpa kendaraan. “Kami tetap melanjutkan dengan penuh kehati-hatian, karena pendidikan adalah prioritas utama,” 

Puncak tantangan cuaca terjadi saat tim memasuki wilayah Tanjung Amerika, di mana hujan deras mengguyur disertai hembusan angin kencang. Meski demikian, tim berhasil tiba di Desa Hapo tepat pukul 13.00 WIT, meskipun hujan masih terus turun. Kedatangan tim disambut hangat oleh Kepala Madrasah (Kamad) MAS Al-Amin Hapo, yang segera mengajak rombongan beristirahat sejenak sambil menikmati hidangan makan siang khas daerah setempat. Suasana ramah ini langsung mencairkan kelelahan perjalanan panjang.

Rangkaian Rapat dan Diskusi Mendalam Pasca-makan siang, kegiatan inti dilanjutkan dengan rapat koordinasi di ruang rapat MAS Al-Amin Hapo. Hadir dalam rapat tersebut Kepala Madrasah, seluruh guru pendidik, tenaga kependidikan (tendik), operator madrasah, serta Ketua Yayasan Al-Amin Hapo. Moderator rapat, Bapak Sadli, membuka sesi dengan menekankan pentingnya kelengkapan dokumen administrasi, khususnya sertifikat tanah. “Dokumen ini vital untuk mendukung pembangunan sarana prasarana dan memastikan keberlanjutan program Pendidikan Islam ke depan,” pesannya.

Rapat membahas secara mendalam proses verifikasi calon MAS Al-Amin Hapo, termasuk evaluasi kurikulum, sarana prasarana, dan kualitas sumber daya manusia. Kasi Pendis juga menyampaikan update tentang MIS Al-Amin Hapo yang telah lama berdiri sebagai pondasi pendidikan dasar di desa tersebut, serta rencana penegerian yang sedang digarap. “Kami siap mendukung transisi ini agar madrasah semakin mandiri dan berkualitas,” tegas Bapak Mukmin Ali.

Program dan Respons Antusias     Sorotan utama rapat adalah pemaparan program ungulan Pendidikan Islam dari Kemenag Morotai. Kasi Pendis menjelaskan berbagai inisiatif untuk meningkatkan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan di tiga madrasah yang berada di Desa Hapo, meliputi pelatihan pengajaran berbasis teknologi, serta pengembangan infrastruktur. Penyampaian ini langsung disambut antusias oleh para guru, ditandai dengan riuh tepuk tangan yang menggema di ruangan. “Ini adalah angin segar bagi kami,” komentar salah seorang guru yang hadir.

Kegiatan ditutup dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan. mencerminkan komitmen bersama untuk terus memajukan pendidikan madrasah di Desa Hapo.