MOROTAI – (Humas Kemenag Morotai) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pulau Morotai terus memperkuat kualitas pendidikan agama melalui penguatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Kristen (PAK) dan Kelompok Kerja Guru (KKG) PAK sebagai wadah pengembangan kompetensi guru. Upaya tersebut ditandai dengan pelantikan pengurus MGMP dan KKG PAK periode 2026–2029 yang dipimpin Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pulau Morotai, H. Abdurachman Assagaf, S.Ag., M.Pd.I, di Aula Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Senin (20/7/2026).
Kegiatan yang dihadiri Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen M. Tiar Fatra, S.Th, Kepala Seksi Pendidikan Islam Mukmin Ali, S.Pd, serta para guru PAK ini tidak hanya berfokus pada pelantikan kepengurusan baru. Forum tersebut juga dimanfaatkan sebagai pembinaan guru dan penjelasan realisasi anggaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi guru PAK lulusan PPG.
Dalam sambutannya, H. Abdurachman Assagaf menegaskan bahwa MGMP dan KKG harus menjadi ruang belajar bersama yang mampu menjawab tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang. Menurutnya, forum tersebut harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kompetensi profesional, memperkuat karakter peserta didik, serta membangun budaya kolaborasi antarguru.
"MGMP dan KKG bukan sekadar forum pertemuan, tetapi harus menjadi pusat pengembangan kompetensi guru. Jadikan wadah ini sebagai tempat berbagi pengalaman, memperbarui metode pembelajaran, menguasai teknologi pendidikan, dan melahirkan inovasi yang berdampak langsung terhadap kualitas pembelajaran di kelas," ujar Abdurachman.
Ia juga mengingatkan bahwa guru Pendidikan Agama Kristen memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter generasi muda. Karena itu, nilai-nilai moderasi beragama, toleransi, integritas, dan semangat kebersamaan harus terus ditanamkan kepada peserta didik melalui proses pembelajaran yang kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman.
Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen, M. Tiar Fatra, mengatakan pengurus yang baru diharapkan mampu menghidupkan peran MGMP dan KKG sebagai wadah peningkatan kapasitas guru secara berkelanjutan. Menurutnya, organisasi profesi tersebut harus menjadi ruang kolaborasi yang menghasilkan praktik-praktik pembelajaran terbaik dan mampu menjawab kebutuhan guru di lapangan.
"Kami berharap kepengurusan yang baru dapat menyusun program yang benar-benar menyentuh kebutuhan guru. MGMP dan KKG harus menjadi tempat bertumbuh bersama, saling menguatkan, serta menghadirkan solusi atas berbagai tantangan pembelajaran, sehingga kualitas pendidikan agama Kristen di Pulau Morotai terus meningkat," kata Tiar.
Selain memperkuat organisasi profesi guru, kegiatan tersebut juga menjadi sarana koordinasi mengenai realisasi TPG bagi guru PAK lulusan PPG tahun 2025 dan 2026. Melalui penguatan MGMP dan KKG, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pulau Morotai berharap tercipta ekosistem pembelajaran yang lebih inovatif, kolaboratif, dan berdampak pada peningkatan mutu pendidikan agama Kristen di Pulau Morotai.
Bimas Kristen
11 Jul 2026
•
59 Views