Pulau Morotai, 21 Januari 2026 – Stimulant Institute bersama ekosistem pendidikan lintas sektor menggelar meeting persiapan monitoring sekolah di Kabupaten Pulau Morotai. Kegiatan ini melibatkan Dinas Pendidikan, Kementerian Agama Kabupaten Pulau Morotai (dihadiri Operator PAI Sadli Jusuf mewakili Kasi Pendis Mukmin Ali), Dinas Sosial, perguruan tinggi, serta pendamping dan pengawas sekolah, sebagai langkah awal pemantauan satuan pendidikan intervensi Program KREASI.
Fokus utama pertemuan adalah penyamaan persepsi terhadap School Monitoring Checklist (SMC) sebagai instrumen pemantauan mutu pembelajaran dan tata kelola sekolah. Peserta mendalami kuesioner serta panduan wawancara untuk menggali data langsung dari siswa dan guru, menekankan implementasi pembelajaran terdiferensiasi, penguatan literasi, numerasi, pendidikan karakter, serta praktik inklusif di kelas.
Pengumpulan data dilakukan via wawancara, observasi pembelajaran, dan verifikasi dokumen. Monitoring dijadwalkan tiga hari (Kamis–Sabtu) di sekolah intervensi di bawah Dinas Pendidikan dan Kemenag Morotai, melibatkan kepala sekolah/madrasah, guru, pengawas, TPPK, serta komite sekolah.
Harapan & Penutup Kegiatan ini diharapkan membangun kolaborasi lintas sektor yang solid, menghasilkan data valid untuk rekomendasi peningkatan kualitas pendidikan inklusif dan berkeadilan di Pulau Morotai. Kemenag berkomitmen terus mendukung upaya peningkatan mutu madrasah melalui pengawasan akademik.